Thursday, February 9, 2017

Ganapata Stothram

Kau ada tapi seperti tak ada
Hanya selalu ada bagi yang percaya
Kartikeya Ganapata
Kartikeya Ganapata
Orang banyak salah mengira
Kartikeya Ganapata
Kartikeya Ganapata
Karena itu aku suka menyebutmu Sutha
Brahmasutha, Brahmasutha
Sutha Sang Pencita
Kartikeya Ganapata
Sutha Sang Pencipa



Stothram ini --syair dan laghu-- kubuat pertengahan 2016 yang lalu. Hanya baru sekarang dapat kurekam seperti ini. Sebenarnya aku sudah minta bantuan anakku untuk menyanyikannya, tapi suaranya tidak pernah tepat. Jadi terpaksa aku nyanyikan sendiri, meskipun dengan suara pas-pasan....sering kehabisan napas, jadi di dua tempat temponya terlambat sedikit. Hanya nadanya tepat seperti seharusnya. Hanya karena aku harus menyimpan rekaman bagaimana stothram ini dinyanyikan dengan tepat, maka....beginilah. Harus aku sendiri yang menyanyikannya.

Aku juga berharap suatu hari ada yang membuatkan musik pengiring dan ada yang akan mampu menyanyikannya dengan sempurna. Sempurna dalam arti tepat nada dalam kesederhanaan laghu-nya.

Begitulah.


This stothram --lyric and laghu-- I made in mid-2016. Only now I can record like this. Actually, I've asked my son to help me singing it, but his voice is never appropriate. So I forced myself to sing, with a mediocre voice .... many time out of breath, so in two place the tempo a little late. But this song still could sing in the right tone as it should. Just because I should keep record of how this stothram sing correctly, then .... this is it. I should sing it by myself.

I also hope that one day there are who would help me make the musical accompaniment and would sing it perfectly. Perfect in the sense of the right tone in the right place.
That's it.


Samarinda, 9 Pebruari 2017
Dharmaisra Shree Chandranaya Scekar Mayananda Bhairavi

Bhajan Brahmasutha


Aku panggil Kau Bapak

Bapak Sang Pencipta, Brahmasutha
Aku panggil Kau Sutha
Sutha Sang Pencipta

Brahman brahma brahmana....

Kumohon kau beri terang, beri terang, beri terang
Beri terang pada dunya, dan bhuwana, jagat raya

Brahman brahma brahmana...



Bhajan ini kutulis syairnya pertengahan tahun 2016 saat aku masih berusaha menyelesaikan masa berguru. Dan kugubah laghu-nya 7 Peb 2017 lalu. Dalam rekaman ini vocalnya dibawakan anakku Pragyaa. Tidak benar-benar pas nadanya dengan yang kumaksud, tapi ...lumayanlah.

Aku sendiri tidak punya suara bagus, tidak pandai pula menulis notasi. Jadi bhajan ini harus kurekam seperti ini agar aku tidak lupa, agar tetap bisa dinyanyikan oleh siapa saja tanpa harus tahu notasinya.

Aku berharap suatu hari ada yang membantuku menyanyikannya dengan tepat nada, dengan suara yang bagus, dengan iringan musik yang pas. Sebagai catatan; bhajan ini kubuat sebagai persembahan jadi seharusnya tidak diaransemen ulang irama bhajannya. Semua naik turun nada yang 'seperti itu' ya dinyanyikan seperti itu. Barulah manfaatnya bisa diambil oleh siapa saja yang menyanyikannya.

Mungkin ada yang ingin mengaransemen ulang agar terdengar 'lebih merdu', boleh saja...hanya tidak ada manfaatnya. Hanya akan lebih merdu saja...

Jadi meskipun rekaman ini seadanya, berkahNya tetap ada. Karena hanya dengan berkahNya aku mampu berada dalam keadaan 'dapat mempersembahkan bhajan ini untukNya'.

 Halaya sarwa halaya khuda


I wrote poem which become this bhajan in mid 2016  when I was trying to finish my learning. And I made its laghu at Feb 7, 2017. In this recording this bhajan sing by Pragyaa --my son. Does not really fit in the tone as it should, but  ... still could be accepted.
I myself do not have a good voice, not too good at writing notation. So this bhajan should I record like this so I do not forget, so it could be sing by anyone without the need to know the notation.
I hope one day there is someone help me sing it with the right tone, with excellent sound, with musical accompaniment that fit. As a note; this bhajan I made as an offering so it should not be re-arranged by rhythm. All up and down of the tone should be sing just like that. Only then this song could give its benefit to anyone who sing and who listen.
Maybe someone really want to rearrange it so it sound 'more melodic', okay ... only then, there would be no benefit. Just be more melodic .. ...
So even though this record is sober, His bless still remain. Because only with His blessing I could able to be in a state of  'offering this bhajan to Him'.


Halaya sarwa halaya khuda


Samarinda, 9 Pebruari 2017\
Dharmaisra Shree Chandranaya Scekar Mayananda Bhairavi