Sunday, October 2, 2011

Bedah Buku di Pesamuhan Madya Kaltim



Tanggal 30 September hingga 2 Oktober PHDI Propinsi Kalimantan Timur mengadakan Pesamuhan Madya. Bertempat di Aula Bapelkes Kalimantan Timur Jalan Anggur Samarinda. Pesamuhan Madya ini diselenggarakan untuk persiapan menyambut Mahasabha yang akan dilangsukan di Bali bulan Oktober ini. Aku tidak punya urusan dengan Pesamuhan Madya, tetapi panitia Pesamuhan memintaku untuk mengisi waktu sela pada hari pembukaan dengan bedah buku ‘Perjalananku Menjadi Hindu’.

Semula aku enggan. Bukan karena apa. Bingung saja. Pesamuhan ini kan pertemuan para pengurus PHDI tingkat kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Mau ngomong apa aku disana? Tapi aku diyakinkan dan diminta berkisah saja tentang isi bukuku. Jadi akhirnya permintaannya kupenuhi.

Tetapi ternyata lagi-lagi ada kejadian yang bikin aku ill-tempered. Seperti yang pernah kualami sebelumnya, menjelang hari-H aku diingatkan untuk berhati-hati bicara, untuk tidak menyebut-nyebut agama tertentu. Hedeh..hedeh…hedeh ……capek deh……aku harus mengurut dada. Duh Gusti…paringana sugih….!

Semula aku berniat mundur saja. Aku merasa tidak senang jika harus dibatasi. Lagipula ini kan forum Hindu sendiri, yang seharusnya aku bebas bicara apa saja. Aku kan tidak bicara di forum umum, dengan audience umum. Ini audience tertutup. Tapi masih saja aku dapat “pesanan” seperti itu.

Jadi aku sempat bimbang apakah akan meneruskan bicara atau mundur saja. Tetapi pihak panitia mengatakan agar aku tetap hadir di acara itu dan bicara saja apapun yang ingin disampaikan . tetapi seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, aku sudah ill-tempered. Annoyed.

Akhirnya acara tetap berlangsung. Aku bersikap defensif dengan cara mengajukan dasar-dasar alasan hingga aku memutuskan menulis buku itu saat membuka pembicaraan. Untuk menutup kemungkinan keberatan lebih lanjut. Aku berhasil. Tidak ada interupsi. Tetapi aneh sekali, tiap menyebut agama tertentu, otomatis suaraku menjadi lebih rendah. Hahahaha……defensif sih defensif….annoyed sih annooyed. Tapai ternyata bawah sadarku tetap menyesuaikan dengan keadaan. Lucu sekali….

Dan karena dasarnya sudah ill-tempered duluan, meskipun bisa dikatakan acaraku cukup sukses, tapi aku sendiri merasa tidak puas.

Dalam waktu dekat aku akan mengisi acara di tempat lain. Semoga bisa berlangsung dalam situasi dan kondisi yang lebih baik dan lebih mendukung. Supaya aku bisa bercerita di sini dengan penuh semangat. Wooohoooo…….

I am happy, anyway. So…be happy. And share your happiness to others.

No comments: